Selasa, 04 Agustus 2009

Perjalanan MERAHPUTIH mengukir sejarah


Perjalanan MERAHPUTIH mengukir sejarah..
Yesterday (Tuesday, August 4, 2009 at 11:27pm)

Indonesia Tanah Air Beta Pusaka Abadi nan Jaya...... dst.. Kulantunkan lagu itu pada tanggal 16 agustus 2008, pada malam pesta Peluncuran Telkomsel Merahputih di desa Rinding Alow di Sulawesi, suatu desa dilereng gunung ketinggian diatas 2.000 meter, subur dan terkenal dengan kopi Toraja, dingin sekali udara malam itu tetapi kemeriahan masyarakat disekitar pentas hiburan yang dihadiri Dirjend Postel, Bupati, Kepala Muspida serta tokoh masyarakat setempat, tetap membuat kehangatan suasana, apalagi semua yang hadir menari gembira dengan diiringi lagu-lagu medley...
Kemerdekaan untuk berkomunikasi telah terjadi didesa Rinding Alow, mereka telah lepas dari isolasi Telekomunikasi yang selama bertahun-tahun mereka tunggu... Indah, bahagia itulah yang mereka rasakan malam itu, apalagi pada sore hari tadinya telah terjadi Tele Conference antara mereka dengan Presiden RI... Puas-puas itu yang terjadi, tidak pernah terpikir sebelumnya mereka disapa oleh Presiden, mereka berhasil menyampaikan uneg-uneg nya yang terpendam selama ini dan telah mereka sampaikan secara langsung kepada Presiden RI... Pada saat yang bersamaan ada 3 tempat lain yang disapa oleh presiden yaitu pulau terluar Indonesia, Pulau Breuh diujung Banda Aceh, Pulau Marore diujung Sulawesi Utara dekat Philipina, Pulau Kisar disebelah timur Timor Timur, itulah salah satu hari bersejarah bagi Telkomsel karena telah berhasil membuka layanan cellular dipulau-pulau terluar dan daerah terpencil di Nusantara yang secara simbolis diwakili oleh empat titik tersebut.
Suatu penghargaan tertinggi bagi operator telko dimana peluncuran produknya dilakukan oleh RI-1, ini adalah peristiwa yang amat istimewa... Kenapa sampai demikian?.. ceriteranya diawali saat peluncuran GSM pertama diatas kapal Penumpang Labobar milik PELNI, saat itu Dirjend Telewicara dengan Kepala Desa di Pulau Balak-balakan dari Coverage diatas Kapal, kemudian beliau janji akan mendatangi Pulau Balak-balakan, kemudian saat Peluncuran di Balak-balakan Dirjend Video Call ke Bapak Menkominfo, Pak Mentri minta ada peluncuran Merahputuh di 3 pulau terluar dan 1 desa terpencil pada tanggal 16 agustus oleh RI-1 melalui video conference dari jaringan Merahputih... Syukur Alhamdulillah ternyata terlaksana juga dan saya ikut mendampingi Dirjend ke desa terpencil di Rinding Alow.... Hmmm indah sekali pengalaman itu, walau 14 jam waktu tempuh dari Makasar menggunakan Mobil, dan selama 6 jam Off Road dengan medan yang berlumpur, menanjak, disebelah kanan jurang yang dalam....tetapi perjalanan yang penuh tantangan itu terasa nikmat setelah sampai didesa yang indah yang selalu diselimuti kabut... Hahahahaha
Kami bersyukur ya Allah telah diberi pengalaman ini..... dan bahagia sekali bisa terlibat membuka telekomunikasi di pedalaman dan dipulau pulau terluar Indonesia yang kaya raya ini.... Kami telah terlibat mengukir sejarah membuka isolasi Telekomunikasi di wilayah Nusantara... Semoga selalu mendapat ridhoMU ...

0 komentar:

Posting Komentar

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design