Kamis, 25 Juni 2009

Link facebook

Rekan2 yang sudah tergabung dalam Facebook, dipersilakan untuk memasang badge di kanan atau kiri terserah rekan2 suka di sebelah mana. Contoh sudah ada yaitu saya mulai dari diri saya sendiri. Di samping untuk mengisi dan memeriahkan blog kita akan mempermudah kita untuk berkomunikasi lewat facebook. Terima kasih.

Salam,
Purwanto

Minggu, 21 Juni 2009

KERETA EXPRESS METROPOLITAN

Kereta Expres Metropolitan

Setiap hari di kota Metropoltan Jakarta ibu kota negeri tercinta bagaikan negeri yang tak pernah tidur, sejak pagi selepas tengah malam, pedagang sayur mayur dan kue kue jajanan hiruk pikuk mengusik senyapnya kota Jakarta, belanja dan mejajakan kebutuhan jutaan penduduk yang tak pernah kenyang, apa saja dapat dijual belikan, dari emas permata hingga kotoran kuda, dari presiden sampai gelandangan, dari yang cantik hingga yang kudisan, dari penguasa hingga yang tertindas, dari Monohara sampai Cici Paramida menyatu dalam permasalahan Ibu kota hingga sulit membedakan mana yang manusia dan mana yang setan, semua saling curiga berdampak ketegangan terukir dalam raut wajahnya.

Ketika azan subuh telah berkumandang arus penduduk sudah sulit dikendalikan memadati setra keramaian dari pasar, terminal dan station kereta, arus penduduk terasa memadati setiap celah jalanan jangankan naik mobil jalan kaki pun mengalami kemacetan, kesemrawutan sudah merupakan pemandangan keseharian, hanya kereta expres pelarian, moda transpotasi sarana yang diharapkan, walau berdesak walau kadang terlambat semua setia menanti kedatangannya .
Sutu pagi seperti hari hari biasanya berangkat gelap pulangnya petang naik kereta ekonomi terkadang Kereta patas, tergantug banyak uang yang tersedia dalam kantong yang pas-pasan asal cukup sampai akhir bulan dari Bekasi, Kranji, Klender, Jatinegara, Manggarai dan turun Sudirman sambung Metro mini sampai ketempat kerja..

Jam 17 sepulang kerja melalui jalan yang itu itu juga, namun entah kena apa badanku terasa kurang enak, di benak ingin ke station kereteapi lebih cepat, berharap dapat kebagian tempat duduk di kereta, setelah beli karcis lalu berdiri di peron terdepan menunggu datangya kereta, keretapun segera tiba semua penumpang berlompatan berebut kursi di kereta, memang sebagaian ada yang sengaja membawa kursi lipat, aku pun tak buang kesempatan kudapat duduk pada kursi terdekat, lega rasanya aku dapat duduk sambil menata napas yang masih tersengal, belum saja nafas ini tertata datanglah ibu ibu muda yang sedang bebadan dua, menghampiri, permisi pak celatuknya, aku menggeser duduku, selang kemudian datang lagi ibu ibu sama berbadan dua, permisi pak namun rasanya pantat ini sudah tak dapat digeser, setelah kutengok kekiri kekanan ternyata kok semua ibu ibu berperut besar, terpaksa kulepaskan kursi yang telah kuperebutkan, kuberdiri sambil mngamati diding kereta , ternyata disitu tertulis khusus untuk ibu ibu hamil, aduh malu rasanya bercampur geli menyatu dalam gelantungan tiang kereta, tersirat dalam pikirku inilah kemamuan yang terdorong emosi memaksakan kehendak tanpa peduli kanan kiri, akhirnya malu yang kudapatkan, kututup kan mataku dengan menempelkan mata dilengan yang bergelantungan sambil sekali kali mengintip orang orang disekitar semua diam semua merunduk dan matanya enggan ditatap dan menghindar untuk saling bertemu muka, entah apa yang dipikirkan, semua diam semua bisu, muka merunduk berpura pura dipejamkan seakan tidur lelap, namun telinganya seakan liar mencari informasi hingga sedikit celotehan orang pun akan mejadi pusat perhatian , apakah ini norma dikereta semua diam hanya desir angin dan gemrisik gesekan rel nyaring terdengar, apa lagi kalau pulang terlamabat, ikut kereta penghabisan jam 21.30 berangkat semua tertunduk diam seakan hantu hantu di kereta hingga timbul suatu cerita Kereta hantu suatu malam dari Depok UI -Jakarta, pernah penumpang ketakutan sampai stasion terdekat turun dan tak berani meneruskan perjalanan.
Azan magribpun terkadang masih di kereta, sampai rumah sudah lewat isak, baru duduk sebentar, sudah larut malam esoknya harus segera berangkat seperti biasanya terasa waktu hidupku habis dijalanan .

Itulah kisah kerja di Metropolitan, masih untung rumahnya kelewatan jalur kereta kalau tidak jam 5 subuh sudah mengejar-ngejar angkutan, sungguh sampai kantorpun sudah merupakan perjuangan masihkah dikantor akan saling salah menyalahkan, kekesalanpun terkadang terbawa kerumah, sungguh kasihan anak istri di rumah sudah bercengkerama pun tak pernah masih dibebani kekesalan, akhirnya tujuan utamanya lepas, maunya bekerja untuk membahagiakan keluarga hasilnya membikin kekesalan dirumah
Kondisi demikianlah merupakan salah satu penyebab sikap orang Metropolitan “ Lou lou gua gua ,teman sih teman curiga jalan terus “

Ingat dulu ketika aku masih duduk dibangku Taman kanak kanak, keceriahan pun terpancar dalam raut wajahnya walau baju gelepotan dengan premen cokelat tertawa becanda ria tanpa beban , lalu aku semakin besar terpikir akan bahagia bila telah selesai kuliah, ternyata selesai kuliah bingung mencari kerja setelah kerja rasanya akan bahagia kalau sudah punya pendamping, setelah punya pendamping mungkin akan bahagia kalau sudah punya anak, sudah punya anak terpikir enak kalau anak sudah besar dapat berjalan jalan bersama, anak sudah besar tidak ada waktu, mungkin enak nanti kalau sudah pensiun punya waktu banyak sudah pensiun dan akhirnya sampai matipun kita tak pernah dapat apa apa, sebetulnya banyak yang dapat kita lakukan untuk membahagiakan keluarga, namun kita terlalu banyak kehendak padahal hanya sedikit yang diperlukan, kau diberi makan, makanlah seperlunya bukan sebanyak banyaknya kau makan, akhirnya dimutahkan, kau diberi Dunia, gunakanlah seperlunya bukan kau exploitasi habis habisan, kau diberi hutan , tebanglah seperlunya bukan dibabat habis akhirnya jadi petaka.

Begitu juga dengan keluarga, tidak banyak yang diharapkan, Cuma kepedulian dan waktu bercengkerama pernahkah engakau berikan, barapa banyak waktu kau sisihkan itulah yang diharapkan, bukan harta kau kejar siang malam hasilnya hanya sebagian saja yang digunakan sisanya kau kemanakan.
Nah cerita Kereta Expres Metro Politan kami akhiri disini saja, sekali kali boleh juga nyoba naik Kereta Komuter Metropolitan dari Jatinegara, Periuk, Kota, Tanah abang kembali Jatinegara, Hanya pesan eyang gunakan waktumu sekarang juga jangan kau pikirkan masa lalu hanya menambah beban waktu sekarang, jangan kau pikirkan masa akan datang itu gaib adanya hanya sang pencipta yang mengetahuinya.

Adios ,selamat malam

Roch, 17 Juni 2009

Senin, 15 Juni 2009

Puisi " Sendiri "



" SENDIRI"

Dimalam sunyi begini
Ku duduk seorang diri
Tiada teman yang menemani
Tiada lagi yang mau peduli

Ku merenung dalam sunyi
Mendegar jeritan hati nan lirih
Mengusik kalbu nan perih
Terasa ingin menjerit didalam sepi

Di suatu saat nanti
Ku pasti akan alami
Di dalam kubur nan sepi
Sunyi sepi sedih sendiri

Tak kenal lagi hari telah berganti
Kuamati lengan kaki dan jari jemari
Semakin habis larut kedalam bumi
Sukmaku kembali ke pangkuan Illahi

Kutulis puisi ini, kumaksudkan tuk mengingatkanku, mengekang emosi nafsuku dan tuntutan kalbuku untuk saling ingat mengitkan dalam kebaikan agar kita tidak terbelenggu, terjebak, terperangkap dalam lilitan nafsu Dunia

Tidakkah kau perhatikan bahwa Dunia ini adalah kotor berdebu lagi hina, bagaikan tempat tertumpuknya sampah, kotoran bangkai manusia maupun binatang .

Apakah kau bangga dengan duniamu, atau kau telah terlina terkesimak oleh gemerlapnya Dunia dan nyaman dengan kekotoran yang ada, makan dengan sambel trasi yang busukpun nikmat dan ketagihan jadinya hingga kau lupa bahwa usiamu menjelang senja, kereta senjamu siap menjemputmu kapan saja dan mengantarmu keliang lahat.

Apakah kau akan kembali dengan kekotoran dan bau yang tidak sedap, kotoran dibadan dapat dibersihkan oleh para sahabat, kotor dikalbu hanya dapat dibersihkan dengan bertobat.

Marilah kita bertobat, berdoa mohon keampunan NYA dan keridhoanNYA sebelum terlambat :


"Allohumma inna nas'alukal jannah wa maa qorroba ilaiha min qoulin au'amal;Wa na'udzu bika minannaari wa maa qorroba ilaihi min qouli au 'amal."

(Ya.. Alloh.. sesungguhnya kami memohon kepada Mu surga dan apa2 yang mendekatkan kami pada surga dengan ucapan dan perbuatan; Dan kami berlindung kepada Mu dari neraka dan apa2 yang mendekatkan kami dengan ucapan atau perbuatan yang dapat melindungi kami dari neraka).
(doa dipandu Sdr Bambang Jadmiko)

Amin Amin Ya Robbal Alamin



By : Liliek
Jakarta,12 juni 2009

Kamis, 11 Juni 2009

Setelah Pensiun Mau Apa ?






Setelah Pensiun Mau Apa ?
Suatu pertanyaan yang menggelitik yang harus kalian jawab, terutama bagi kita sebagai karyawan yang hidup bagaikan burung didalam sangkar, segala kebutuhan hidup telah disediakan Kau tinggal makan dan minum sesuai yang disediakan ,sang majikan pun telah menyediakan kebutuhan standar yang diperlukan .
Sekarang kau mau dilepas ke alam bebas mencari makan sendiri mencari kebutuhan sendiri untung masih diberi bekal uang pensiun, memang sedikit tapi masih ada yang diharap setiap bulan.
Tidak kah kau melihat burung dipepohonan berangkat pagi pulang petang mencari makan buat istri dan anak anaknya yang ditinggal di sarangnya, terbang ia ke alam bebas tiada bekal tiada arah tiada tujuan bersaing dengan kelampok burung lainnya kadang dapat seekor ulat bukan ditelan namun dibawa pulang buat Anak istrinya di sangkar dia sendiri kadang masih lapar terlihat perutnya masih kempis.
Namun sang burung menghadapi dengan riang kadang bersiul berkicau tak kenal putus asa apa lagi sampai bunuh diri, rasanya memang tak pernah kita saksikan seekor burung yang mati karena bunuh diri.
Pensiun memang permasalahan kehidupan terutama bagi seorang karyawan, suatu tahap yang harus kita lewati, disinilah tuntutan kita untuk menghadapi permasalahan ini dan segala keputusan harus dipertanggung jawabkan.
Lima puluh tahun lewat kita telah belajar menjalani kehidupan, masing masing punya pengalaman yang berbeda beda dan kiat kiat sendiri, Andalah ahlinya dalam pengalaman hidup yang kita lewati
Jadi pada kesempatan ini bukan kami menggurui seorang ahli atau guru besar, namun sekedar sharing menurut nalar pandang kami,jelas akan berbeda-beda sesuai dari sudut pandang maupun eksistensi yang pernah kita jalani
Pensiun merupakan gool atau tujuan yang harus kita lewati, kena apa “Pensiun” kenapa tidak, kena apa pensiun itu diciptakan , masti ada tujuannya terhadap penciptanya , lalu pensiun itu apa , kitapun perlu meterjemahkan apa itu “Pensiun”
Dalam menterjemahkan pun kita aannberbeda beda sesuai pikiran bawah sadar kita masing masing dan yang kita pikirkan yaitu yang akan terjadi yang akan kita lalui, maka marilah kita merenung meminit pikiran bawah sadar kita .
Apa itu pikiran bawah sadar, kita ketahui bahwa pikiran itu ada dua yaitu
1. Pikiran Sadar ,yaitu pikiran yang bergerak atas kebutuhan lahiriah ,badan kita yang sangat dikendalikan oleh nafsu.
2. Pikiran bawah sadar berjalan sesuai naluri,suara hati kadang berjalan begitu saja tanpa kita sadari karena kita tak pernah peduli dan tak pernah mau merenung mendengar suara hati atau suara batin kita

Maaf kita menyimpang sedikit, kita akan menterjemahkan pensiun
Pensiun menurut pikiran logika , atau pikiran sadar kita adalah suatu saat dimana kita sudah tua sudah banyak yang dirasa ,badan ini terasa tidak berdaya tidak berguna sudah tidak cantik atau tampan lagi tidak ada yang peduli tidak ada lagi yang mau menurut, kebutuhan semakin banyak semua sangat tergantung orang sedang penghasilan pun makin berkurang sedang keinginan jauh menjulang
Na secara logika /sadar tentu tidak akan bertemu bila pendapatan turun sedang keinginan bertambah bila dituruti hanya hayalan /lamunan yang ia dapatkan, jalan terbaiknya ya mengurangi kebutuhan, topo ngrame, maksudnya dalam hiruk pikuk /keramaian kehidupan kita harus selalu menahan kebutuhan emosional bukan kah kita sudah pernah belajar bahwa setiap tahun kita suruh belajar menahan selama satu bulan nah itu maknanya yang harus kita terapkan
Atau kau mau masih mau terus berusaha mengejar dunia yang tiada ujungnya, terus berpacu 100 km/jam tanpa kau pikirkan kondisi kendaraanmu bikinan tahun lima puluh tahunan akhirnya mogok dijalan dan kamu jadi tontonan , lalu apa celetupan anak muda, sudah tua masih bertingkah nggak ngilo /ngaca diam saja dirumah jangan ngribeti jalanan lalau kau akan marah ,bisa bisa malah jadi ledekan kasihan bukan, jadi kan lebih baik jangan banyak bertingkah namun banyak beraktivitas lewat pikiran, untuk agar menyumbangan pikiran yang jernih perlulah ketenangan,untuk itu pensiun diberikan.
Pensiun menurut pikiran bawah sadar, bahwa pensiun banyak waktu untuk lebih tenang, disinilah dan saat inilah kita diberi kesempatan untuk mencermati apa makna kehidupan, banyak waktu yang telah kita tinggal kan hanya mengejar Dunia ternyata itu sia sia suatu usaha yang tidak berguna, ayahku dulu berjuang keras membangun rumah yang megah dikampung halaman dengan harapan membahagikan anak anaknya biar merasa bangga punya rumah mewah, tapi itu hanya sesaat lalu semua kutinggalkan adik adikku pun tak ada yang mau menempatinya ,artinya usaha ayahku adalah perbuatan yang sia sia, hanya nasehat nasehatnya yang sangat bermakna, sampai sekarang masih selalu kuingat dan berguna walau ayahku sudah jauh di liang lahat
Nasehat nasehat yang bermakna itu akan muncul dari hati dan jiwa yang tenang, kita dapat memberikan petunjuk terhadap anak cucu kita yang tenggelam tersesat oleh belenggu emosional, kita dapat memotivasi mereka menuju masa depan yang lebih gemilang
Sesuai kata pendahulu kita bahwa jadi orang tua itu agar bermakna harus minimal harus mempunyai salah satu dari tiga unsur yaitu ” Tutur,Uwur lan Sembur” maksudnya bahwa kamu jadi orang tua minimal harus berfungsi:
1. Tutur artinya kamu harus dapat memberi nasehat yang baik dan tepat, kalau nasehatmu selalu baik dan memberikan kenyamanan terhadap anak cucu atau generasi muda nasehatmu akan selalu diingat walau kau tak lagi hidup didunia.
2. Uwur, artinya jika kamu punya harta banyak, kamu dapat membantu sari segi materi membantu kekurangan-kekurangannya, namun ingat membantu kebutuhan materi hanya menyelesasikan sesaat, dan itupun hanya minoritas unsur dan seorang pensiun kebutuhan materi seharusnya sudah berkurang jadi sebagian dapat disisihkan dapat kita berikan dapat membantu kebutuhan anak cucu.
3. Sembur, sebagai orang tua doa kita sangat dibutuhkan pada yang muda, hanya dengan jiwa dan pikiran yang tenang maka doa dapat dikonsetrasikan untuk dipanjatkan, bukannya doa itu suatu amalan yang dianjurkan dengan doa berarti kita berusaha mendekatkan diri kepada penciptanya
Dari ketiga unsur iu mana yang dapat kita upayakan kalau ketiga tiganya itu sempurna tapi minimal salah satunya, jangan sampai kita lepas sama sekali dari ketigannya maka hidup ini akan terasa hampa, pensiunpun hampa rasanya, ingat orang yang hidupnya hampa dan putus asa adalah orang yang tidak mau menghargai setiap langkah hidupnya, kalau dari diri sendiri tidak mau menghargai gimana orang lain maka hampalah jadinya.
Nah sekarang kita sudah berupaya menterjemahkan apa itu pensiun, sekarang kita tinggal mepersiapkan diri negarahkan langah yang akan dijalani, kapan lagi ya hari ini saat ini kesempatanmu ” nuju kasampurnaning urip” menuju ke kesempurnaan hidup.

Silahkan merenung!


By. ROCH,
malam Jum’at, 11 Juni 2009 di TO PAS Bandung

Pikirkan juga bekal mati nanti.

Maaf, tulisan rekan kita Syarifuddin Saharong ini perlu kita renungkan sejenak, kemudian mari kita realisasikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Selama ini kita hanya mikir duniawi belaka tanpa banyak berbuat untuk akhirat. Oleh karena itu tulisan ini saya pindahkan ke Blog Alumni kita supaya lebih awet dan bisa kita baca sewaktu-waktu (Purwanto)

Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Pertanyaan ;"Setelah pensiun nanti ngapain ya?" seharusnya menjadi bahan renungan,bukan saja bagi mereka yang sudah pensiun namun kita juga yang sudah lanjut usia patut kiranya melakukan mehasabah " menghitung hitung amalan apa yang sudah kita lakukan untuk kita bawa menghadap sang pencipta tatkala kita dipanggil menghadapNya.
Sebagai bahan renungan berikut wasiat yang sebaik baiknya yang datangnya dari SANG PENCIPTA
1. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.( Q.59 ayat 18 )
2. Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui. ( Q 29 ayat 64 )
3. Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)? ( Q 75 ayat 36 )
4. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
5. Hai jiwa yang tenang.Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku, masuklah ke dalam syurga-Ku. ( Q 89 ayat 27-30 )

Demikian tausiyah khususnya diri pribadi dan rekans semuanya,semoga bermanfaat
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Selasa, 26 Mei 2009

Sapa Sira Sapa Ingsun (siapa kamu siapa saya)


Sopo Siro Sopo Ingsun
Pernahkah kah kau bertanya siapa dirimu?
Dari mana kamu dan mau kemana kamu?
Dan dimanakah kamu ?
Lalu ku berkaca bercermin mengukur kekurangannya
Ngilo ngilo ngetung kang elok, ngak-elok
Banjur katon wujud iro (kelihatan bentuknya)
Kang koton (terlihat) tergantung bagai mana melihatnya
Seberapa ketajamanmu
Sedangkan manusia itu banyak kurangnya
Terbatas kemampuanya, ning kadang ora rumongso(tidak merasa)
Margo soko (karena dari)nuruti hawa nafsunya
Dumununge siro iku soko lahir kalawan batin,jiwo lan rogo
(asalmu dari lahir dan batin)
Mulo elingo nyang piture sesepuh kito
(maka ingat akan nasehat para pendahulu kita)
Ajining sariro soko busono (harga badan dari pakaian kita)
Ajining diri soko lati(harga diri dari mulut,ucapan kita)
Kang tegese, dene siro manungso iku akan dihargai ,dikenal badan lahirnya dari busono(pakaian) yang digunakan dan dihargai,dikenal batinnya dari yang dirasakan,diucapkan dan diamalkannya
Dadine yen siro berpakaian tentara maka orang akan mengenalnya tentara
Bila berpakaian kumuh compang camping dikenalnya segai orang miskin atau si gila
Jika suka marah dibilang /dikenal si pemarah
Jika selalu senyum dalam segala kondisi dibilang sumeh
Jika prilakumu sering memberi petunjuk,mengajar ilmu disebut Pak Guru,Pak Ustad
Kabeh mau dadi koco benggolo
mrih gampanging nggonmu mangerteni sopo jatining siro
Nanging opo siro jujur marang kang katon lan siro rasakno
(Namun apa kamu jujur akan yang kamu lihat dan kamu rasakan)
Yen siro Ngrumangsani terbatasnya kemampuanya, mulo kudu legowo marang opo kang di sampaikan sepodo podo (menerima penilaian orang lain) sebagai jedela jauh hari
Bukanya marah marah seperti kata pepatah
“ Buruk rupa cermin di pecah”
Mengingat banyak kekurangan kita,keterbatasan kita , maka untuk mengenal diri kita tidak cukup dari pengamatan kita sendiri, dan harus ada konfirmasi orang lain
Kemudian diturunkalah kamu ke Dunia
Kau telah sanggup sebagai kalifah di Dunia
Diciptakan lah raga, nafsu dan pikiran sebagai pakainmu di Dunia
Lalu kamu berjalan berjalan dan berjalan
Kau dapatkan dua persimpangan
Ada yang lurus licin dan indah
Ada yang naik terjal dan berkelok
Kau harus menetapkan pilihan
Kudu eling lan waspodo, jangan terkecoh oleh yang nampak saja
Kesesatan biasanya jalan mudah dan enak
Kebaikan banyak cobaan dan rintangan
Sebagai kalifah segala putusanmu akan diminta pertanggung jawabannya
Atau tidak menentukan pilihan alias diam ditempat
Itupun sudah merupakan keputusan yang harus dipertanggungkan
Waktu terus berjalan, petunjukpun telah disampaikan
Melalui Al Qur”an dan Rosulnya serta peristiwa, kejadian alam
Dapatkah kau membaca dan mengerti atas petunjuk itu
Ataukah hanya kau lihat sekilas
Atau kau copy paste tanpa sempat kau cerna
Sehingga tak tampak lagi identitasmu karena telah tertimpa segala yang kau rekam
Padahal kau diciptan dengan berbeda beda
Ada yang tinggi ada yang pendek ,kaya miskin,bagus jelek
Semua jadi satu saling melengkapi
Dan difungsikan dan tugas yang berbeda
Kamudian agar saling mengasihi dan menyayangi
Ya Rahman Ya Rohim
Ataukah kau telah menjadi budak nafsu dan Dunia
Kau paksakan kehendakmu
Lalu mana cintamu, mana kasihmu
Masih adakah cinta pada dirimu
Cinta menerima apa adanya, menjalankan perintahnya
Dimanakah kau
Apakah kau telah larut dalam gemerlapnya dunia
Apakahkau terjebak dilembah penderitaan dunia
Ingat ingatlah waktum menjelang habis
Ingat ingatlah sebagai kalifah di dunia
Sebut nama Tuhanmu “ La illaa ha illallah “
Apa yang telah kau lakukan di dunia
Hingga tiba waktunya kau harus tinggalkan dunia
Kau tiada lagi di dunia
Lalu siapa kamu
Kamu adalah amalmu yang kau tinggalkan
Kamu adalah maknamu bagi siapa saja yang kau temukan
Koyo godhong suruh mlumah mengkureb, dinulu seje rupo ginigit nunggal rasa
seperti daun sirih bolak balik beda rupanya dijadikan satu digigit satu rasanya
Laku lahir dan batinmu memang beda rupanya tapi menunggal jadi satu yaitu " Siro (kamu) ya Ingsun (saya) "
by: Roch 26 Mei 2009

Senin, 18 Mei 2009

Hanoman dan Shinta


Alkisah pasukan kera Sri Rama mendapat serangan dari Indrajit, anak Rahwana. Maka dengan ilmu Nagapasa-nya Indrajit dengan mudah menghabisi bala tentara Rama. Ribuan bala tentara mati. Hanoman, segeralah petik sebanyak-banyaknya daun Latamaosandi, hanya itulah yg bisa menyelamatkan kita.Itulah perintah Rama. Secepat kilat Hanoman melesat terbang menuju Gunung Imogiri.

Setelah sampai di tujuan, Hanoman jadi bingung. Keadaan gelap gulita, ia tidak bisa membedakan rupa daun itu apalagi membawa sebanyak-banyaknya. Lalu kalau dipetik satu-satu akan makan waktu lama.

Hanoman tidak kehabisan akal. Tidak dipikir panjang lagi sebagian gunung yang ditumbuhi pohon latamaosandi dibelah dengan kuku pancakanaka. Hanoman membawa potongan gunung itu kehadapan Rama. Daun latamaosandi datang tepat pada waktunya dengan jumlah yang mencukupi, tentara kera pun berhasil dihidupkan kembali. Hanoman juga sangat besar perannya dalam membantu Rama membangun tanggul di Selat Bandalayu yang menghubungkan pantai Gunung Maliawan dengan tanah Alengka. Bersama pasukann kera Hanoman melemparkan ribuan batu-batuan sebesar rumah untuk menimbun lautan itu. Tugas berat itu pun selesai.

Tugas terberat dalam perjuangan merebut Dewi Sinta adalah saat Rama menginginkan informasi tentang keadaan Sinta yang ditahan oleh Rahwana di kerajaan Alengkadirja. Kini aku membutuhkan sesuatu keterangan mengenai keadaan istriku. Siapakah yang sanggup menyelidiki kesana ? Tanya Rama. Saya sanggup menyelidiki ke sana, kapan saya boleh pergi Gusti ? Pernyataan kesanggupan Hanoman itu sungguh membuat pembantu-pembantu dekat Rama terheran-heran. Ini bukanlah tugas yang main-main, masuk ke kerajaan Rahwana ibarat masuk ke sarang harimau buas. Bahkan Laksmana pun hanya diam saja mendengar pertanyaan Rama itu. Hanoman membuktikan ia bisa menjalankan tugas itu dengan sempurna. Dewi Sinta berhasil ditemui. Bahkan Rahwana yang sedang tertidur sempat dipermainkan oleh Hanoman. Itulah hanoman. Hanya cukup sedikit penjelasan saja dari Sri Rama, secepatnya Hanoman melakukan pekerjaan-pekerjaan itu dengan tuntas.

Keterbatasan Hanoman dalam ‘sumbang ide’ sama sekali tidak mengurangi nilai Hanoman. Soal ide memang sudah menjadi porsi Wibiksana,Laksmana dan Rama sendiri. Prinsip ‘Just Do It’ dijalankan Hanoman dengan baik sekali. Rama sangat beruntung memiliki Hanoman, staf yang sigap dalam menjalankan perintah. Staf yang tidak terlalu banyak menganalisis perintah atasan apalagi mempertanyakan perintah itu. Hanoman tahu porsi yang harus dijalankannya. Bagi Hanoman perintah atasan adalah suatu yang harus dikerjakan,tidak perlu harus terlalu banyak didiskusikan , dianalisis panjang-panjang, dan kemudian kehilangan momentum untuk menyelesaikannya. Hanoman juga tidak banyak merepotkan Rama dengan meminta penjelasan detail tentang tugas-tugas, saat perintah Rama tidak terlalu lengkap – seperti perintah memetik daun lataomosandi itu - Hanoman berani mengambil keputusan taktikal demi selesainya tugas.

Hanoman banyak mendapat rintangan dalam tugas, tapi dengan tugas-tugas itu Hanoman bertambah kesaktiaannya. Ilmu terbang dan ilmu pancakanaka ia dapatkan saat menjalankan tugas, bukan dari berguru. Penugasan telah membuat Hanoman semakin kuat . Kerja keras tidak membuat badan Hanoman menjadi ringkih,sebaliknya menjadikan kekuatan Hanoman terus bertambah. Rama dan Hanoman adalah kita dengan staf kita, atau kita dengan atasan kita.

Saat kita menjadi Rama, kita sering merindukan memiliki staf seperti Hanoman; yang dapat dengan cepat menginterpretasi dan melaksanakan perintah kita. Yang berani mengambil keputusan taktikal sesuai kewenangannya dan tidak terus-menerus - mohon petunjuk-. Yang menyelesaikan tugas selalu sesuai dengan momentum kapan tugas itu harus diselesaikan. Yang selalu memberikan hasil di atas harapan kita. Dan saat kita menjadi Hanoman, kita harus memahami – bahwa atasan kita memerlukan kita untuk meringankan beban mereka. Atasan kita akan sangat senang bila perintahnya segera dikerjakan- bukan didiskusikan,dianalisis panjang-panjang sehingga kehilangan momentum keberhasilan. Atasan kita menginginkan kita untuk berani mengambil keputusan taktikal, tidak berlindung dibalik alasan tidak memiliki otoritas. Atasan kita akan senang bila kita memberikan keberhasilan yang lebih dari harapan mereka.

Terkadang, atasan merindukan kita hadir dengan ‘just do it’ seperti Hanoman. Saat kita menjadi Hanoman yang melakukan tugas-tugas berat itu, harus ada keyakinan bahwa sejatinya kita sedang dalam proses meningkatkan ‘kesaktian’, kita sedang diberikan kesempatan menggali lautan pengalaman, kita sedang diberikan ilmu-ilmu praktis baru yang sulit kita dapatkan dari berguru saja. Kita sedang merubah diri kita menjadi Super-Hano-man. Hanoman telah melakukan itu. Semua tindakan Hanoman dalam mendukung Rama bahkan lebih berat dari yang dikerjakan Rama sendiri. Kisah Rama dan Sinta lebih cocok diberi judul Hanoman dan Sinta.(copy dari prasabri's blog)

Senin, 11 Mei 2009

Kiat Sehat Islam

Assalaamualaykum wa Rohmatullaahi wa Barokaatuh
Rekans pm7678 ysh, saya pernah mengirim artikel ini, hanya belum ada dasar hukumnya, untuk itu saya lengkapi dan berbagi pendapat mudah-mudahan bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Kesehatan tubuh adalah merupakan kekayaan kita yang tidak ada bandingnya sehingga kita perlu memelihara dan menjaganya agar terhindar dari berbagai penyakit. Di dalam Islam jika kita gali Kiat Kesehatan itu cukup praktis sekiranya kita melaksanakan ajaran Islam secara kaffah. Kunci kesehatan tubuh kita akan terjaga dengan baik, adapun 5 langkah/ tip yang perlu dilakukan adalah :
1. Berdo'a minta kesehatan kepada Allah SWT, dasarnya :
a. Surat-29 Al-Ankabuut ayat-57 : Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati, kemudian hanya kepada Kami (Allah), kamu dikembalikan.
b. Surat-51 Adz-Dzaariyaat ayat-49 : Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.
Ingat : rejeki-petaka, sehat-sakit, jodoh-jomblo, hidup-mati, semuanya Irodat Allah SWT.
2. Selalu berfikir Positif (Tidak berburuk sangka), dasarnya :
a. Surat-2 Albaqorooh ayat-10 : Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.
b. Surat-9 At-Taubah ayat-125 : Dan adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, disamping kekafirannya (yang telah ada) dan mereka mati dalam keadaan kafir.
Ingat : berfikir negatif (berburuk sangka) akan banyak menghabiskan energy dalam tubuh kita, sehingga imun badan kita cepat menurun dampaknya penyakit mudah menyerang.
3. Makan sesuai porsi tubuh kita dan halal, dasarnya :
a. Surat-7 Al-Aroof ayat-31 : "Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah dan janganlah berlebih-lebihan, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan".
b. Al-Hadits : Makanlah jika kamu lapar dan berhentilah sebelum kamu kenyang (Bukhori-Muslim).
Ingat : jika kita disiplin, maka tubuh kita terjaga dari kelebihan lemak atau berat badan.
4. Minumlah air putih secukupnya, minimal tiap 2 jam sekali 1 gelas 250 cc, disarankan mulai bangun tidur pagi tanpa gosok gigi, dasarnya :
a. Surat-77 Al-Mursalaat ayat-20 : Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina (mani).
b. Surat-38 ayat-42 : (Allah berfirman): "Hantamkanlah kakimu, inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum".
Ingat : Di dalam Ilmu kedokteran, tubuh kita 2/3 terdiri dari air, sedangkan pada jam-jam yang lainnya kita bisa menambahkan minuman susu, kopi, teh, madu atau softdrink
5. Olah Raga yang teratur yang terkena sinar Matahari, dasarnya :
a. Surat-91 Asy-Syaamsi ayat-1 : Demi matahari dan cahayanya di pagi hari,
b. Surat-71 Nuh ayat-16 : "Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita?"
Ingat : Pada ilmu Biologi dengan photosintesanya tumbuh-tumbuhan menghasilkan chloropil dan buah, Pada ilmu Kimia dengan photo voltaic sinar matahari dirubah menjadi sumber listrik dan tubuh kita yang berolah raga kena sinar matahari, maka lemak tubuh akan dirubah menjadi tenaga dan air keringat.
Mudah-mudahan informasi ini dapat bermanfaat bagi yang menjalankannya, selamat berbahagia lahir dan bathin.
Waassalaamualaykum wr. wb.
M. Sufron Chaffas

Jaga Jantungmu

Jantung/heart/qalb atau orang Indonesia menterjemahkan sebagai hati/kalbu adalah sepotong organ tubuh yang menjadi pusat peredaran darah (qalb al-badan) dan elemen halus yang merupakan sub sistem nafs (qalb al-nafs) & menjadi pusat perasaan (dikutib dari buku "Meraih Makrifat" oleh Yeyen Musfah). Dalam artikel ini jantung diartikan sebagai organ tubuh yang menjadi pusat peredaran darah.

Jantung sebagai simbol cinta adalah organ tubuh yang paling mengagumkan, dia tanpa hentinya memompa darah untuk mengedarkan sarimakanan yang kita makan dan oksigen ke seluruh bagian tubuh kita. Jantung kita bisa berdenyut 100 ribu kali per hari, atau mampu memompa 2000 galon darah dalam sehari. Coba bayangkan berapa mil nadi kita kalau dibentangkan? Pajang pembuluh-pembuluh darah kita bisa mencapai lebih dari 60 ribu mil atau cukup untuk mengelilingi bumi lebih dari 2 kali. (Source: "Jangan Mau (dikatakan) Tua" oleh Hans Tandra).

Anatomi jantung dapat dilihat pada gambar disamping, dan marilah kita lihat bahwa gangguan jantung pada orang-orang dewasa terjadi bila pembuluh darah yang ada dijantung terganggu, diantaranya yang populer "ARTERIOSKLEROSIS" dan Jantung Koroner (Penyumbatan Pembuluh Koroner).

Arteriosklerosis yang berasal dari kata ARTERI yang artinya pembuluh darah dan sklerosis artinya pengapuran, jadi arteriosklerosis adalah penyumbatan pada pembuluh darah yang diakibatkan oleh penimbunan kolesterol, bekuan darah dari trombosit (platelet) dan jaringan lainnya sehingga menjadi endapan yang disebut plag (Plague), sehingga pembuluh darah menjadi kaku, sempit dan bahkan tersumbat. Proses arteriosklerosis diawali dari suatu goresan pada "intima" yaitu lapisan bagian dalam arteri yang diakibatkan oleh kadar gula darah yang tinggi, nikotin, homocystein (suatu produk sampingan dari pencernaan protein dalam tubuh), virus atau bakteri. Peradangan atau infeksi juga dapat merusak intima.

Kerusakan intima akan memicu penimbunan kolesterol. Lemak yang jahat (LDL) dan trombosit akan tersangkut pada intima yang rusak (tidak halus dan licin), diikuti pula dengan penumpukan bahan-bahan lainnya yang akhirnya timbul plak. Penumpukan plak ini bila terjadi pada pembuluh koroner yang ada di jantung yang mengakibatkan otot jantung tidak memperoleh makanan maka kita mengalami serangan jantung koroner. Oleh karena itu kita harus tetap menjaga agar dinding pembuluh darah bersih, halus, mulus, licin dan elastis, sehingga darah bisa dengan mudah dan lancar melewatinya.

Tanda-tanda Serangan Jantung:
Gejala serangan jantung pada setiap orang berbeda-beda, bahkan ada yang tanpa keluhan atau symtomless, yang lebih dikenal silent infartion. Namun demikian tanda-tanda suatu serangan jantung pada umumnya adalah:

o Rasa tertekan, nyeri, penuh/mencengkram di daerah dada yang berlangsung beberapa menit,
o Nyeri dada yg menjalar ke bahu kiri, lengan atas, punggung bahkan sampai ke dagu dan gigi,
o Nyeri dada yang semakin lama semakin sering,
o Nyeri di bagian perut bagian atas,
o Sesak nafas,
o Berkeringat banyak tanpa melakukan kegaiatan apa-apa,
o Pusing, terasa ringan seperti mau pingsan,
o Mual dan muntah-muntah

Faktor-faktor Resiko:
Untuk menjaga agar jantung tetap sehat dan menghambat timbulnya jantung koroner , kita harus memperhatikan faktor-faktor resikonya, yaitu 4 faktor yang tidak bisa dihindari dan faktor yang bisa dihindari yaitu:

Faktor yang tidak bisa dihindari:
o Jenis kelamin; Penyakit jantung koroner (PJK) lebih banyak diderita kaum pria,
o Keturunan; Bila dalam keluarga ada yang mengidap hipertensi maka anda mudah mengalaminya dan kecenderungan kena PJK menjadi lebih besar,
o Ras; Bangsa berkulit hitam, indian atau kulit berwarna lainnya akan mudah terkena PJK dan tekanan darah tinggi dibanding dengan bangsa kulit putih,
o Usia; Di atas 65 tahun, lebih mudah terkena PJK.

Faktor yang dapat dihindari:
o Merokok;
o Hipertensi;
o Kolesterol;
o Diabetes;
o Obesitas;
o Kurang olah raga;
o Alkohol, dan
o Stres.

Anjuran untuk menjaga jantung sehat:
o Stop merokok;
o Lakukan Medical Check Up;
o Olah Raga;
o Turunkan berat badan;
o Diet yang sehat; banyak makan ikan, buah-buahan dan sayur serta hindari lemak jenuh;
o Jangan stres.

Untuk membuat jantung awet muda maka kita perlu mengetahui sasaran yang harus dicapai sehingga bisa mewujudkan jantung kita tetap terjaga dengan baik dan awet muda, yaitu:

o Indeks masa tubuh 18,5 - 25
o Tekanan darah <135/85 mm Hg
o Kolesterol total < 200 mg/dl
o LDL < 100 mg/dl
o HDL > 40 mg/dl (pria) atau > 50 mg/dl (wanita)
o Trigliserida < 150 mg/dl
o Gula darah puasa < 110 mg/dl ata HbA1c < 6,5%
o Asam urat < 7 mg/dl (pria) atau < 5,7 mg/dl (wanita)

Nah rekan-rekan marilah kita mulai menjaga jantung kita, agar kita tetap sehat dan bersemangat, sedangkan umur, kita serahkan kepada Allah swt, sebagaimana firmanNya dalam surat Al A'raf [7]:34, yang artinya: Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu, maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkan barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya.

Disusun oleh : Edy Subiarto dari berbagai sumber

Napak Tilas Jejak Kehidupan pm 7678


Dikala segang saat seminggu terpaksa dirumah merasakan badan yang terasa kurang enak, pikirku menarawang jauh kebelakang , kutelusuri liku kehidupan yang telah lama kutinggalkan , setatap demi setapak kuikuti kebelakang kadang masih jelas membekas kadang sudah samar nyaris tak kuingat,terkikis tertimbun oleh lalu lalang jejak kehidupan.
Memang dulu tak pernah kupikirkan kehidupan yang sekarang kulakukan, keinginan selalu jauh tinggi menjulang, namun kakiku tetap harus menginjak jalan terhampar dibawah , memang mataku ditaruh didepan dan diatas , namun apakah artinya akau hanya memandang kedepan dan keatas, mulut triak kesakitan menginjak rintangan yang tak perkirakan sebelumnya, menjadi hambatan perjalanan yang kulakukan , akibat mata enggan melihat kebawah, setelah duduk sejenak mengamati rintangan yang membuat kakiku kesatitan, kurenungkan apa makna suatu hambatan , ternyata ada sesuatu yang Allah ingin tunjukan, namun terkadang kau terdorang keingingin nafsu yang membara enggan membaca petunnjuk yang Allah berikan , akhirnya hanya kesakitan dan keluhan yang kau dapatkan, namun bila kau dapat sabar dan merenung sejenak apa makna suatu hambatan kau sempatkan membaca petunjuk yang kau dapatkan niscaya kau akan dapatkan kemudahan perjalanmu kedepan.
Kita semua hidup punya tujuan dan cita cita , namun taksemua tujuan dan cita cita itu selalu dapat ku temukan, semua berjalan dan berjalan seolah ada tangan ketiga yang mengatur dan menskenariokan, bukankah kita tinggal menjalankan, atau kau aka mencaci yang menskenariokan atau menerjang setiap rintangan yang menghalang, mengumpat hambatan yang kau dapat
Silahkan kau yang memegang kendali kehidupan, segala keputusanmu diminta pertanggung jawabannya

Dulu aku pernah kuliah di kota Semarang setiap hari kulewati Jl. Pahlawan, saat itu banyak orang dijalanan, kuhentikan perjalanannya dan ku-amati apa sebabnya, ternyata banyak orang mendaftarkan pendidikan ikatan dinas , katanya kuliah nggak bayar malah dibayar , dasar nasib seorang mahsiswa yang pas pasan hidupnya hanya tunggu kiriman, uang smesteran pun belum terbayar, kirimanpun tersendat akibat orang tua jadi pensiunan. Tersirat dalam benaku mungkinkah ini petunjuk yang Allah berikan, kuikuti semua tahap pendaftaran,tes demi tes telah kulakukan, hingga suatu hari ku dapat panggilan, ke tota Bandung Parahyangan , suatu kota yang belum pernah ku jamak hanya kuingat suatu nyanyian Hallo halo Bandung dan Keroncong Bandung Selatan diwaktu malam melalui radio milik tetangga. Kudatangi panggilan itu dengan naik bus Bandung Cepat , jam empat subuh aku diatr dialamat, di jalan Ambon entah lupa nomornya, kemudian aku ditampung di mushola karena wawancara baru dilakukan setelah jam dua, jam 5 sore wawan cara rampung dilakukan, sakbanjure sing ora ono penginepan /sadulur disarankan nginap di PUSDIHUB Cimahi, ancer ancere numpak Honda (angkut ) tekan Pasir kaliki jur nyambung Bemo nuju Cimahi, Tekan lampu merah prapatan Cimahi turun terus jalan kaki arah selatan sampai PUSDIHUB, Tekan di Pusdihub jebulane tangsi tentara, disana ditunjukan nginepnya dibarak,tempat tidurnya akih banget, kasurnya digulung tanpa sprehi , kamar mandinya peteng , dan bak mandinya panjang sekali, ciduknya topi baja sing gedene sak kuwali. Malam segera tiba .udara dingin menusuk tulang belulang, desertai perut kelaparan karean taksempat cari makan sebelum masuk barak. Mencari makanpun tak tahu kemana harus membeli, untuk mengatasinya tidur digulungan kasur tanpa sprehi teriring lampu kelap kelip diujung lorong tertiup angin dingin melengkapi larutnya malam terdengar derap langkah kompeni yang katanya sedang patroli, temanku Muchtar berbisik itu hantu kompeni yang dulu pernah ditembak mati yang topi bajanya ketinggalan di kamar mandi, bulu kuduk merinding mata pun tak berani bergeming hanya telinga yang ter jaga cari informasi, tak terasa tetidurlah pulas karena ngantuk yang tertahan karean kemarin malam nyaris kurang tidur dalam perjalanan ke Bandung
Pagi menjelang, teropet pagi telah di alunkan membangunkan semua penghuni tangsi untuk melakukan senam pagi semua berlampatan hiruk pikuk memecah kesunyian menyambut pagi dalam kegelapan
Setelah hari menjelang terang kita harus segera bertandang . melanjutkan testing kesehatan kemabli ke Bandung menyelusuri jalan yang kemarin kita lewati dari Cimahi naik bemo turun Pasir kaliki disambung jalan kaki potong Ciampelas turun ke Kebun Binatang Tamansari lewat ITB , Dago trus ke klinik Martdinata, tahap demi tahap testing kesehatan dilewati mulai tes mata sampai tes Ambeyen yang para peserta ditelanjangi mulut di lengan dan disuruh nungging wah lucu sekali yen kelingan tertawa geli .
Selesai testing suruh kembali ke kampung halaman yang lulus dilanjut pendidikan Bintal di PUSDIHUB CIMAHI
Tiga bulan Bintal di Cimahi, Bulan pertama dinamakan bulan penggodokan ing kawah codro dimuko,dimana kegiatan tidak boleh keluar tangsi, bulan kedua baru diajak jalan keluar lari pagi lewat depan rumah sakit Yudistira rasanya indah sekali, melihat perawat yang lagi wira wiri, Bulan ke tiga diajak rekreasi ,jalan jalan kecuruk Penganten Cimahi kenangan indah tersebul dalam ingatan, menolong seorang putri yang terpeleset di bebatuan, dengan cekatan kutarik jemarinya dalam genggaman, gadis cantik putih mungil dari Kuningan, pulangnya kutelusuri pemantang ladang, petani yang sedang memanen wortelnya, kupinta sebatang untuk obat haus bercampur lapar, senyum riang kemabli kebarak mengenang perjalanan yang sudah terlewatkan

Bintal Cimahi sudah kulewatkan, pendikan TELKOM dilanjutkan, tiga bulan sekali dilakukan ujian, satu persatu temanku berguguran, akhirnya pendidikan 2 tahun dapat kuselesaikan, bulan juni 1978 diumumkan penempatan, luar jawa yang menjadi tugas kota tujuan, harapan hanjur kenanganpun lebur berantakan setelah SK menyebutkan ke Irian Jaya kami ditempatkan
Sungguh sepi yang tak pernah kubayangkan, setiap pagi kutatap laut lepas, samudra Pasifik biru nan dalam, terpancar mentari di sela sela gelombang , sinarnya memancar kerinduan . kampung halaman sanak keluarga dan kekasih yang nan jauh diujung sana ,sungguh sedih bila dipkirkan, menagis merintih pun tak ada yang mendengarkan . deburan gelombang yang kian mengganas menyentak lamunanku dalam kenyataan
Tersentak hatiku untuk menrima kenyataan, kapung halaman kekasihpun ku lupakan banyak surat tak pernah jawab, untuk pulangpun jauh dari harapan melihat karyawan senior yang lima hinga sepuluh tahun belum dipindahkan . tahun demitahun telah kulewatkan diatas Bukit Base G Irian Barat bersama sahabatku Budi Atmoko,Salkoni kupecahkan kesunyian dengan memukul rebana, melantunkan kasidah ala tepian samudra yang suaranya nyaris tak dengar hanya ketipung gendang bersautan, menyampaikan salam lewat gelombang samudra
Suatu hari aku tugas inspesi keliling papua kutemui kawan kawan disana Anjar Prayino di Manok Wari dan Sukmana di Digul Meroke, penderitaan lebih dia rasakan terserang demam malaria rabutnya habis nyaris botak, dikala pesawat tak datang, cuaca buruk air kali Digul pun kurang akhirnya kapal tak dapat merapat suplai makanan jadi terhambat, ubi dan talas bakar jadi santapan
Di akhir tahun dibulan Desember 1984, kudapat panggilan lulus untuk ikut pendidikan lanjutan di Kota Bandung Parahyangan, bintal Cimahi kembali terulang terusik kenangan lama yang kutinggalkan kuambil waktu tak buang kesempatan, kupinang gadis pujaan mendampingiku hingga sekarang
Sungguh perjalanan yang melelahkan menyelusur hutan menyebrang lautan suatu perjalan hidup yang kulewati. Dengan tulisanku ini semoga dapat diambil kesimpulan
Bahwa perjalanan hidup tidak selalu sesuai dengan yang diharapkan
Kadang lurus kadang melingkar melewati tebing indah terkadang terjal
Kau dapat merasakan enak setelah merasakan kesakitan
Kau dapat lihat yang cantik atau indah setelah melihat yang jelek atau menjijikkan
Kau adalah pengendali kehidupan, keman langkah akan kau injak kau yang menentukan
Dimana kau berada ,bagaimana pun keadaanmu petunjuk Allah sudah disediakan
Tinggal kamu harus bersabar dan pandai mengamati membaca yang Allah tunjukan
Masih banyak cerita yang ingin kusampaikan namun kuakhiri disini saja agar engkau tidak bosan .

Wasalam
Liliek Roch. 11 Mei 2009

Minggu, 10 Mei 2009

Jaga sehatmu di hari Senjamu


Ketika kita terpaksa harus pakai kacamata bila membaca, bercermin tampak uban semakin banyak, encok mulai sering kumat dan lupa akan nama tetangga di sebelah rumah. Kita mulai merasakan tua. Banyak orang lalu cemas dan panik, kemudian berusaha mencari bermacam-macam solusi, datang ke toko-toko obat mencari obat kuat, atau mencoba "makanan sehat", iklan-iklan di tv dan media menawarkan berbagai minuman ini dan makanan iitu, bahkan ada orang yang nekat meminta suntik untuk mengencangkan kulit atau menjalani operasi plastik.

Proses penuaan akan diikuti dengan timbulnya berbagai penyakit, penyakit-penyakit yang dijumpai pada orang tua kekbanyakan adalah penyakit jantung, stroke, diabetes, ostopirosis atau kanker, disamping penyakit infeksi yang masih banyak dijumpai pada semua usia di negara berkembang. Semua ini sangat tergantung pada kita sindiri, kemauan kita dan sikap kita. Bila kita melakukan hal-hal yang salah, penyakit akan timbul, kita menjadi makin lembah, makin lamban, makin sakit dan makin menderita. Sebaliknya bila kita mengambil sikap yang benar, akan membuat kita makin sehat, bugar, bersemangat, ceria dan berumur panjang.


Ambil langkah mulai sekarang, bagaimana kita dengan mudah, murah, bisa membuat hidup kita makin berarti. Kita dapat menikmati kehidupan ini sampai usia lanjut, berbahagia dikelilingi cucu, cicit. {disadur dari Jangan Mau(dikatakan)Tua}

Tak terasa kitapun sudah melewati tengah hari, karenanya marilah kita menyimak (mungkin bermanfaat) satu demi satu ringkasan artikel-artikel yang akan dipublish sebagai berikut:
Jaga Jantungmu,
Jaga Gula Darahmu,
Jaga Keseimbangan Tubuhmu,
Jaga Kerangka Penyanggamu,
Jaga Jalan Makananmu,
Jaga Makananmu,
Jaga Keperkasaan & Kemolekanmu,
Jaga Istirahatmu,
Jaga Kebugaranmu
Bila ada rekan-rekan yang mempunyai pengalaman atau artikel lain silahkan memperkayanya. Terimakasih.

Rabu, 15 April 2009

Kehidupan Demokrasi


Coba kita amati dan cermati
Apa makna dari Demokrasi
Melegalkan pendapat nominasi
Walau maksudnya lain dihati

Pesta Demokrasi pilih wakil rakyat
Caleknya kebanyakan tak berpredikat
Janjinya demi kepentingan rakyat
Kebijakannya melanggar syariat

Inikah sistem yang sengaja diciptakan
Untuk mengakomodasi nafsu ambisi
Galang pendukung menangkan kompetisi
Segala dilakukan, ketetapanNYA diabaikan

Semua pingin menang dan kuasai pendukung
Ingat dulu kompetisi homo homini lupus
Rawe rawe rantas malag malang putung
Yang kalah edan, yang menang kemrakus

Negriku dulu bersistim monarki
Negriku gemah ripah loh jinawi
Londo teko nggowo demokrasi
Negriku jadi ikut berdemokrasi

Nagari Inggris, Malaisia lan Arab Saudi
Negrinya pakai sistim monarki
Negrinya maju rakyatnya mukti
Dapatkah Negri ini lepas dari Demokrasi

Demokrasi berlari terus tiada henti
Demokrasi pari purna tak kudapati
Jejak jejaknya yang perlu dievaluasi
Negri ini masih belajar demokrasi
By : Liliek , 16 April 2009

Selasa, 07 April 2009

Cucu Purwanto di Yogyakarta


Rekan2 inilah cucu kami, keduanya cewek, satu dari anak pertama dan satu dari anak kedua. Bagi rekan2 yang sudah punya cucu silahkan upload atau kirim ke email, bagi yang belum punya cucu hanya masalah waktu saja yang membedakan. (Kiriman Purwanto)

Senin, 06 April 2009

Kumpulan Tips dari Mario Teguh

Kita menilai diri dari apa yang kita pikir bisa kita lakukan, padahal orang lain menilai kita dari apa yang sudah kita lakukan. Untuk itu apabila anda berpikir bisa, segeralah lakukan
Bukan pertumbuhan yang lambat yang harus anda takuti. Akan tetapi anda harus lebih takut untuk tidak tumbuh sama sekali. Maka tumbuhkanlah diri anda dengan kecepatan apapun itu.

Jika anda sedang benar, jangan terlalu berani dan bila anda sedang takut, jangan terlalu takut. Karena keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan kesuksesan anda
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil

Anda hanya dekat dengan mereka yang anda sukai. Dan seringkali anda menghindari orang yang tidak tidak anda sukai, padahal dari dialah Anda akan mengenal sudut pandang yang baru
Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan

Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang di idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan
Jangan menolak perubahan hanya karena anda takut kehilangan yang telah dimiliki, karena dengannya anda merendahkan nilai yang bisa anda capai melalui perubahan itu

Anda tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila anda berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama anda. Anda akan disebut baru, hanya bila cara-cara anda baru
Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan. Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap anda tepat, dan tidak ada yang bisa menolong bila sikap anda salah

Orang lanjut usia yang berorientasi pada kesempatan adalah orang muda yang tidak pernah menua ; tetapi pemuda yang berorientasi pada keamanan, telah menua sejak muda
Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang ditakutinya. Maka, bila merasa takut, anda akan punya kesempatan untuk bersikap berani

Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.
Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian anda dapat

Seseorang yang menolak memperbarui cara-cara kerjanya yang tidak lagi menghasilkan, berlaku seperti orang yang terus memeras jerami untuk mendapatkan santan
Bila anda belum menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bakat anda, bakatilah apapun pekerjaan anda sekarang. Anda akan tampil secemerlang yang berbakat

Kita lebih menghormati orang miskin yang berani daripada orang kaya yang penakut. Karena sebetulnya telah jelas perbedaan kualitas masa depan yang akan mereka capai
Jika kita hanya mengerjakan yang sudah kita ketahui, kapankah kita akan mendapat pengetahuan yang baru ? Melakukan yang belum kita ketahui adalah pintu menuju pengetahuan

Jangan hanya menghindari yang tidak mungkin. Dengan mencoba sesuatu yang tidak mungkin,anda akan bisa mencapai yang terbaik dari yang mungkin anda capai.
Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah.

Bila anda mencari uang, anda akan dipaksa mengupayakan pelayanan yang terbaik.
Tetapi jika anda mengutamakan pelayanan yang baik, maka andalah yang akan dicari uang
Waktu ,mengubah semua hal, kecuali kita. Kita mungkin menua dengan berjalanannya waktu, tetapi belum tentu membijak. Kita-lah yang harus mengubah diri kita sendiri

Semua waktu adalah waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang baik. Jangan menjadi orang tua yang masih melakukan sesuatu yang seharusnya dilakukan saat muda.
Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memiliki waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan

Forwardkan Artikel ini kepada sahabat di sekeliling kita. Mudah-mudahan akan menjadi pemompa semangat buat sahabat yang ingin maju.

 
Free Host | new york lasik surgery | cpa website design